Publikasi
Infografis dan berita seputar data dan pembangunan Kabupaten Muara Enim
berita
Plt Bupati Muara Enim Instruksikan Penataan Kios Pasar dan Penyiapan Regulasi Pengundian Kios Gedung C
Plt Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si, memimpin rapat koordinasi penataan kawasan Pasar Muara Enim di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Rabu (29/07). Rapat tersebut membahas langkah penataan pasar serta penyelesaian pengundian 114 kios tersisa di Gedung C. Penundaan ini terjadi setelah sebanyak 444 pedagang pemegang Surat Keterangan (Suket) diterbitkan sejak 2020 mempertanyakan hak penempatan kios. Dari 244 kios di Gedung C, sebanyak 130 kios sudah lebih dulu diundi untuk pemegang Surat Keputusan (SK) Bupati, di mana 50 kios telah ditempati dan 80 kios belum diisi oleh pemiliknya selama tujuh bulan sejak Januari 2026. Bupati menegaskan bahwa Suket tersebut tidak memiliki kekuatan hukum karena ditandatangani oleh Kepala UPTD dan sudah tidak berlaku, sehingga data seluruh pedagang akan dikaji dan diverifikasi ulang oleh tim terpadu.. Melihat kondisi tersebut, dirinya menginstruksikan penyusunan regulasi baru yang kuat dan tegas terkait hak guna kios milik pemerintah daerah guna mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar. Sesuai ketentuan, lanjutnya, kios yang tidak ditempati selama dua bulan berturut-turut harus dikembalikan kepada pemerintah. Dengan kondisi yang ada, lanjutnya, jika dijumlahkan, total terdapat 212 kios kondisi baik yang saat ini kosong, yaitu hasil akumulasi dari 114 kios kosong di Gedung C, 80 kios Gedung C hasil pengundian yang belum ditempati, serta 18 kios kosong di Gedung B. Adapun Gedung D sebanyak 788 kios telah terisi penuh, sedangkan Gedung A tercatat memiliki 268 kios kosong dari total 360 kios dengan kondisi rusak yang secara bertahap akan diperbaiki.. Dirinya kembali menekankan bahwa proses pengundian kios akan dilanjutkan setelah kajian ulang data pedagang selesai dan regulasi baru diterbitkan. Sembari menunggu regulasi dan hasil verifikasi rampung, dirinya meminta pihak Disperindag bersama UPTD Pasar untuk melakukan penataan ulang penempatan pedagang sesuai jenis dagangannya, seperti kelompok sayur-mayur, pakaian jadi, hingga aksesoris. Selain itu, lanjutnya, pengawasan harian di lapangan juga ditingkatkan untuk mendata keaktifan lapak pedagang sekaligus menjaga keamanan kawasan pasar dari tindakan kriminalitas. [diskominfosp-me]
berita
SLIP PPID Award 2026, Pemkab. Muara Enim Pertahankan Standar Layanan Informasi Publik (SLIP) ‘Baik Sekali’
Pemkab. Muara Enim melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) berhasil mempertahankan predikat sebagai pemerintah daerah dengan indeks penilaian Standar Layanan Informasi Publik (SLIP) ‘Baik Sekali’ dalam SLIP PPID Award 2026 setelah 2 tahun sebelumnya juga meraih predikat yang sama. Pengumuman dan penghargaan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan selaku pimpinan utama Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, S.H., bersama Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, Joemarthine Chandra, S.H.,M.H., C.Med., kepada Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Muara Enim, Vivi Mariani, S.Si., M.Bmd., Apt., pada Rapat Koordinasi PPID Se-Sumatera Selatan Tahun 2026 di Graha Bina Praja Pemprov. Sumatera Selatan, Kota Palembang, Selasa (28/07). Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Muara Enim menyampaikan bahwa penghargaan dari hasil monitoring dan evaluasi (Monev) PPID Provinsi Sumatera Selatan tersebut sebagai bentuk komitmen dan konsistensi Pemkab. Muara Enim dalam melaksanakan pelayanan informasi publik sesuai amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Didampingi Kabid Pengelolaan Data Informasi Publik dan Statistik (PDIPS), Harry Aries Saputra, S.E., M.M., Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Muara Enim bersyukur pengelolaan pelayanan dan keterbukaan informasi publik Kabupaten Muara Enim menjadi salah satu yang terbaik dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan dengan skor 95 poin. Sementara itu Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, menilai bahwa pelayanan informasi publik Pemkab. Muara Enim yang diukur melalui kualitas informasi, pelayanan informasi, komitmen organisasi dan pemanfaatan digitalisasi sudah sangat baik. Di tempat terpisah Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menekankan agar seluruh perangkat daerah dapat responsif dan proaktif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat sebagai wujud komitmen penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel, partisipatif dan berorientasi melayani, terutama memastikan masyarakat memperoleh hak atas informasi yang benar dan tepat. [diskominfosp-me]
berita
Ngantor di Desa Manunggal Makmur, Pemkab. Muara Enim Serap Aspirasi dan Berikan Pelayanan Publik "Door to Door" Kepada Masyrakat
Pemerintah Kabupaten Muara Enim kembali menggelar kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kegiatan yang merupakan salah satu program unggulan Pemkab. Muara Enim tersebut, kali ini digelar di Desa Manunggal Makmur, Kecamatan Rambang Niru yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., pada Selasa (28/07). Dalam kesempatan ini, Plt. Bupati didampingi Plt. Ketua TP. PKK Kab. Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menyampaikan bahwa program Bunga Desa bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pelayanan publik secara langsung (door to door) kepada masyarakat di desa.. Lebih lanjut, Plt. Bupati mengatakan adapun layanan publik yang disediakan diantaranya Layanan Cek Kesehatan Gratis, Disdukcapil meliputi perekaman KTP dan pencetakan Kartu Keluarga serta Perpustakaan Keliling. Kemudian terhadap aspirasi masyarakat yang telah disampaikan oleh para Kepala Desa dan Kepala BPD se-Kecamatan Rambang Niru, Plt. Bupati menyampaikan bahwa aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dimasukkan ke program prioritas pembangunan di perangkat daerah terkait tentunya dengan mempertimbangkan skala prioritas di tengah pemotongan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat.. Selain itu, dalam kegiatan yang dihadiri para Staf Ahli, Asisten Kepala OPD serta Camat tersebut, Pemkab. Muara Enim juga menyerahkan berbagai bantuan operasional implementasi dari visi Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera (Membara) yakni, penyerahan simbolis kendaraan operasional, Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), peralatan olahraga, dan sebagainya. Plt. Bupati berharap melalui bantuan tersebut dapat mendorong pertumbuhan perekonomian yang akan bermuara terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Manunggal Makmur dan sekitarnya. Usai acara, Plt. Bupati bersama rombongan kemudian meninjau kebun melon milik BUMDes Desa Manunggal Makmur, kemudian menebar 1000 ekor ikan secara siimbolis guna melestarikan keberlangsungan ekosistem sungai setempat.[diskominfosp-me]
berita
Maskot Si Bara, Logo dan Lagu Tema Diluncurkan, Muara Enim Siap Tuan Rumah Forprov II Sumsel 2026
Maskot ‘Si Bara’ batu bara dengan semangat Membara, logo dan lagu tema Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Sumatera Selatan tahun 2026 di Kabupaten Muara Enim resmi diluncurkan. Peluncuran oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., bersama Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, S.H., M.H., dan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Sumsel, Hj. Samantha Tivani, B.Bus,m M.I.B., yang dihadiri pula oleh Anggota DPD RI, dr. Ratu Tenny Leriva, M.M., di Plaza Stadion Sekundang Bara, Muara Enim, Minggu pagi (26/07) seusai kegiatan Senam Sumsel Bugar ini menandai kesiapan Kabupaten Muara Enim sebagai tuan rumah ajang 3 tahunan tersebut pada November 2026 mendatang.. Plt. Bupati menjelaskan bahwa maskot Si Bara sebagai bentuk personifikasi dari batu bara sebagai komoditas unggulan Kabupaten Muara Enim dengan menyematkan karakter yang energik, sportif dan semangat Membara yang juga akronim dari visi pembangunan Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan. Dirinya berharap maskot Si Bara ini, begitupun logo dan lagu tema yang diluncurkan mampu menjadi simbol semangat sprotivitas dan kebersamaan dalam Forprov II Sumsel tahun 2026. Plt. Bupati juga menyampaikan terima kasihnya atas kepercayaan Kormi Sumsel yang menunjuk dan menetapkan Kabupaten Muara Enim sebagai tuan rumah pada Februari 2026 lalu. Dirinya memastikan Bumi Serasan Sekundang siap menyambut dan menjadi tuan rumah yang baik bagi para penggiat olahraga masyarakat pada 49 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Kormi dari kabupaten/kota se-Sumsel.. Sementara itu Gubernur Sumsel menyampaikan apresiasinya atas keoptimisan, semangat dan kesiapan Kabupaten Muara Enim dalam menyongsong Forprov II tahun 2026. Menurutnya ajang ini tak kalah pentingnya dengan Porprov karena secara khusus mempertandingkan olahraga yang dapat diikuti oleh siapapun penggiat olahraga rekreasi, tradisional, kesehatan maupun kebugaran dan nantinya para pemenang akan dipersiapkan untuk mewakili Sumsel di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) IX tahun 2027 di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Oleh karenanya Gubernur berharap Forprov II Sumsel tahun 2026 di Kabupaten Muara Enim dapat dipersiapkan dan diselenggarakan dengan baik. [diskominfosp-me]
berita
Hendy Pebriansyah Pimpin KORMI Muara Enim Periode 2026–2030
Jajaran pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Muara Enim masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di Balai Agung Serasan Sekundang pada Minggu (26/7). Dipimpin langsung oleh Ketua Umum KORMI Sumsel Hj. Samantha Tivani, B.Bus., M.I.B., Hendy Pebriansyah, S.STP., M.M., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Muara Enim, kini resmi dilantik sebagai Ketua KORMI Muara Enim menggantikan kepengurusan periode sebelumnya yang dipimpin oleh Amrullah Jamaludin, S.E. Momen ini menjadi langkah awal kepengurusan baru untuk membudayakan olahraga rekreasi hingga ke tingkat desa, sekaligus persiapan krusial menjelang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II KORMI Sumsel pada November mendatang.. Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menyampaikan optimisme tinggi atas kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut. Pemerintah Daerah terus mematangkan sarana prasarana serta pembinaan penggiat olahraga lokal demi memastikan ajang berjalan aman, lancar, dan berprestasi. Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati juga memperkenalkan "Si Bara", maskot resmi KORMI Muara Enim yang melambangkan keberanian dan semangat pantang menyerah untuk memotivasi para atlet serta masyarakat.. Sementara itu, Ketua Umum KORMI Sumsel, Samantha Tivani, memberikan apresiasi atas komitmen pengurus baru periode 2026–2030 dan pemerintah daerah dalam mendukung penuh pelaksanaan FORPROV II. Ia berharap sinergi ini tidak hanya melahirkan kesuksesan dalam penyelenggaraan dan prestasi olahraga, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal melalui UMKM, memajukan sektor pariwisata, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga di seluruh Sumatera Selatan. [diskominfosp-me]
berita
Sekda Muara Enim Pimpin Upacara Kedinasan Pelepasan Jenazah Bupati Nang Ali Solichin
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Yulius, M.Si., atas nama Bupati Muara Enim memimpin upacara pelepasan jenazah secara kedinasan Bupati Muara Enim Periode 1985-1990, Almarhum H. Nang Ali Solichin, S.H., bin H. Solichin untuk dimakamkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sabtu (25/07). Upacara ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terakhir dari Pemkab. Muara Enim kepada mendiang yang tutup usia pada Jumat malam kemarin (24/07) di RS. Siti Khadijah, Kota Palembang.. Dalam sambutannya, Sekda mewakili pemerintah, termasuk Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dan segenap masyarakat Kabupaten Muara Enim menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum di usia ke-86 tahun kepada istri, anak, menantu dan keluarga besar yang ditinggalkan. Dirinya mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang baik, tegas dan amanah sehingga mampu menghadirkan pembangunan di Bumi Serasan Sekundang pada masanya dan juga sebagai pendorong lahirnya Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih. Sekda menambahkan bahwa selepas menjabat Bupati Muara Enim, beliaupun diberikan amanah untuk menjadi Bupati Musi Rawas periode 1990-1995 yang ketika itupun masih meliputi Kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara serta sempat menjadi karteker atau penjabat Bupati Belitung pada 1998-1999 yang saat itu juga meliputi Kabupaten Belitung Timur,. Prosesi upacara diawali dengan penyerahan jenazah dari Bupati PALI 2016-2021, Dr. Ir. Heri Amalindo, M.M., mewakili keluarga kepada Sekda Muara Enim atas nama Pemkab. Muara Enim untuk dimakamkan secara kedinasan. Keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan penghormatan Pemkab. Muara Enim Turut hadir jajaran Pemkab. Muara Enim, Pemkab. PALI, Pemkab. Musi Rawas dan Pemprov. Sumatera Selatan. [diskominfosp-me]