HUT ke-81 Republik Indonesia, 934 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Muara Enim Terima Remisi Umum I & II
Kabar gembira kembali datang bagi para warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim. Dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 934 warga binaan Lapas Kelas IIB Muara Enim menerima Remisi Umum I dan II dari Pemerintah Republik Indonesia. Adapun Penyerahan Remisi secara simbolis diserahkan oleh Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Ketua DPRD, Kab. Muara Enim, Deddy Arianto Sutopo, S.Pd., dan unsur Forkopimda lainnya kepada 18 warga binaan penerima remisi II yang dinyatakan langsung bebas, Senin (17/08) di Lapas Kelas IIB Muara Enim.
.
Didampingi Ketua TP. PKK Kab. Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., dan Sekda, Ir. Yulius, M.Si., dalam sambutannya Plt. Bupati menyampaikan selamat kepada para warga binaan yang telah menerima remisi I & II. Dijelaskannya bahwa remisi ini bukan hanya sekedar pemenuhan hak oleh negara kepada para warga binaan, tetapi juga apresiasi kepada warga binaan yang telah berperilaku baik selama menjalani pembinaan. Plt. Bupati berharap dengan pemberian remisi ini para warga binaan dapat menyikapinya dengan merenungi kesalahan di masa lalu seraya bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi orang sekitar.
.
Sementara itu Kalapas Kelas IIB Muara Enim, Auliya Zulfahmi, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa berdasarkan data per 12 Agustus 2026, jumlah warga binaan Lapas Kelas IIB tercatat sebanyak 1.350 orang. Dari jumlah tersebut, lanjutnya sebanyak 934 warga binaan menerima remisi dengan rincian sebanyak 916 warga binaan menerima remisi umum I berupa pengurangan masa pidana 1 sampai dengan 6 bulan tergantung lama masa pidana dan 18 warga binaan menerima remisi umum II langsung bebas. Dijelaskannya bahwa tidak semua warga binaan bisa diusulkan untuk mendapatkan remisi, warga binaan yang mendapatkan remisi harus menunjukkan perilaku baik selama masa pembinaan kemudian diajukan untuk mendapatkan remisi pada Sidang Tim Pengamat Pemasyarakaran (TPP).[diskominfosp-me]