Ngantor di Desa Manunggal Makmur, Pemkab. Muara Enim Serap Aspirasi dan Berikan Pelayanan Publik "Door to Door" Kepada Masyrakat
Pemerintah Kabupaten Muara Enim kembali menggelar kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa). Kegiatan yang merupakan salah satu program unggulan Pemkab. Muara Enim tersebut, kali ini digelar di Desa Manunggal Makmur, Kecamatan Rambang Niru yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., pada Selasa (28/07). Dalam kesempatan ini, Plt. Bupati didampingi Plt. Ketua TP. PKK Kab. Muara Enim, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., menyampaikan bahwa program Bunga Desa bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memberikan pelayanan publik secara langsung (door to door) kepada masyarakat di desa.
.
Lebih lanjut, Plt. Bupati mengatakan adapun layanan publik yang disediakan diantaranya Layanan Cek Kesehatan Gratis, Disdukcapil meliputi perekaman KTP dan pencetakan Kartu Keluarga serta Perpustakaan Keliling. Kemudian terhadap aspirasi masyarakat yang telah disampaikan oleh para Kepala Desa dan Kepala BPD se-Kecamatan Rambang Niru, Plt. Bupati menyampaikan bahwa aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dimasukkan ke program prioritas pembangunan di perangkat daerah terkait tentunya dengan mempertimbangkan skala prioritas di tengah pemotongan dana transfer ke daerah oleh pemerintah pusat.
.
Selain itu, dalam kegiatan yang dihadiri para Staf Ahli, Asisten Kepala OPD serta Camat tersebut, Pemkab. Muara Enim juga menyerahkan berbagai bantuan operasional implementasi dari visi Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera (Membara) yakni, penyerahan simbolis kendaraan operasional, Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), peralatan olahraga, dan sebagainya. Plt. Bupati berharap melalui bantuan tersebut dapat mendorong pertumbuhan perekonomian yang akan bermuara terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Desa Manunggal Makmur dan sekitarnya. Usai acara, Plt. Bupati bersama rombongan kemudian meninjau kebun melon milik BUMDes Desa Manunggal Makmur, kemudian menebar 1000 ekor ikan secara siimbolis guna melestarikan keberlangsungan ekosistem sungai setempat.[diskominfosp-me]